Udara Segar dan Sehat Di Gili Iyang, Surga Baru dari Madura

gili-iyangTravelers uda pada tahukan kalau Pulau Madura memiliki sejumlah pulau-pulau kecil atau gili yang keindahanannya tak kalah menakjubkan dengan gili-gili yang ada di Lombok. Gili-gili yang ada di Madura ini masih cukup indah dan memiliki alam yang masih alami lantaran masih belum banyak didatangi wisatawan. Nah, kalau beberapa bulan yang lalu kita dihebohkan dengan keindahan Gili Labak yang akhirnya mengundang banyak orang untuk bertandang, kini waktunya travelers buat menjelajah Gili Iyang yang tak kalah menakjubkan dari Gili Labak. Dan yang terpenting gili yang satu ini masih perawan loh. Penasaran dong apa aja yang ditawarin oleh Gili Iyang. Jadi yuk buruan eksplor. Gak usah pakek alasan kejauhan dan yang lainnya, kan sekarang uda ada Jembatan Suramadu yang bikin perjalananmu ke Madura jadi lebih mudah dan lebih cepat.

PRomo Madura

gili-iyang2Gili Iyang masih bersaudara dengan Gili Labak, karena keduanya sama-sama berada di Kabupaten Sumenep. Keduanya juga sama-sama menawarkan alam bawah laut yang menakjubkan yang sayang untuk dilewatkan. Terutama buat kalian yang menyukai aktivitas menyelam. Gili Iyang berada di Desa Dungkek, Kecamatan Dungkek yang berjarak sekitar 28 km dari pusat Kabupaten Sumenep. Untuk bisa menjangkau gili ini, usai melintasi Kabupaten Sumenep dan tiba di Desa Dungkek, travelers tinggal menuju pelabuhan untuk naik perahu yang akan menuju ke Gili Iyang. Kuran lebih waktu yang dibutuhkan untuk mencapai Gili Iyang dari Desa Dungkek sekitar 45 menit. Untuk menjelajahi keindahan gili ini, travelers bisa melakukan trekking. Namun lebih mudah kalau menggunakan dokas atau odong-odong yang merupakan kendaraan khas masyarakat Gili Iyang. Kendaraan ini berupa kendaraan motor roda tiga yang bisa travelers sewa dari penduduk sekitar.

giliiyang (1)Namun sebagaimana di Gili Labak, tak banyak penduduk Gili Iyang yang mengerti Bahasa Indonesia. Karenanya saat berkunjung ke sini paling enak menggunakan Paket Tour Gili Iyang dimana travelers akan mendapatkan pemandu lokal yang cukup mengerti daerah tersebut. Pemandu juga akan membantu travelers berkomunikasi dengan penduduk lokal Gili Iyang dan menunjukkan sejumlah area menarik yang ada di sana. Dan yang lebih penting lagi, budget yang harus travelers keluarin cukup murah. Karena semua yang travelers bayarkan tidak hanya termasuk ongkos pemandu namun juga termasuk biaya transportasi pulang pergi sejak dari Sumenep hingga ke Gili Iyang. Biaya transportasi ini juga termasuk kendaraan untuk berkeliling pulau. Urusan makan siang juga tidak perlu khawatir karena sudah termasyk dalam Paket Tour Gili Iyang ini. Perjalanan ke Gili Iyang pun jadi lebih nyaman, hemat, dan terjamin.

giliiyangBerkunjung ke Gili Iyang akan membuat travelers lebih sehat dan awet muda loh. Penasaran kenapa? Itu semua berkat kandungan oksigen yang dimiliki daerah ini cukup tinggi, sekitar 21,5% dari kandungan oksigen di daerah lain yang rata-rata hanya 20%. Hal ini berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh BBTKLPP atau Balai Besar Teknis Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Jawa Timur. Kandungan oksigen yang ada di Gili Iyang bahkan lebih tinggi dari Laut Mati di Yordania yang membuat Gili Iyang menjadi daerah dengan oksigen tertinggi di dunia. Sebagiamana yang sudah kita ketahui, tempat ini masih alami dan perawan. Masih banyak pohon rindang yang ada di sini. Selain itu tak banyak kendaraan bermotor yang melintas yang membuat udara di Gili Iyang jauh dari polusi. Kandungan karbon dioksidanya saja hanya 265 ppm sementara tingkat kebisinganannya hanya 36,5 db. Jadi tak hanya berudara segar dan sejuk namun juga suasananya cukup tenang. Dan jangan heran jika di Gili Iyang menjadi tempat dengan angka harapan hidup yang tinggi. Kakek-nenek yang berusia 80 tahun saja masih sehat bugar dan perkasa. Bahkan ada pula yang sudah berusia 175 tahun loh. Benar-benar tempat yang nyaman buat tinggal.

tulang-pausKandungan oksigen yang tinggi di Gili Iyang tidak hanya disebabkan banyaknya pepohonan hijau yang masih rimbun namun juga karena adanya perputaran udara yang terjadi di sekitar laut. Pepohonan ini juga menghiasi sekitar pantainya yang tak kalah indah dengan Gili Labak. Yang membedakan jika di Gili Labak pantainya mulus dengan pasir putih yang lembut, di Gili Iyang pantainya juga dihiasi dengan bebatuan karang. Dari celah-celah batu karang ini, dipenuhi dengan sinar matahari pagi dan senja yang semakin menambah pesona sunrise dan sunet di pantai Gili Iyang. Di tengah perjalanan mengelilingi Gili Iyang, travelers akan melihat tulang ikan paus yang sengaja dipajang oleh masyarakat sekitar sebagai pertanda bahwa pulau mereka pernah disinggahi ikan terbesar di lautan.

Promo Tour Madura mulai dari 153 ribu

gua-mahakarya-gili-iyangUntuk travelers yang suka berwisata goa, ada banyak goa yang bisa travelers jelajahi. Tak tanggung-tanggung ada 17 goa yang menghiasi pulau kecil nan cantik ini. Ada goa mahakarya yang luasnya mencapai 800 m². Travelers bisa bernapas lega di sini karena luasnya. Mau main-main badminton dalam goa juga bisa. Goa mahakarya juga memiliki 7 ruang yang cukup luas dengan stalaktit dan stalakmit yang menakjubkan. Ada pula goa dengan sumber mata air tawar meski lokasinya berdekatan dengan pantai. Goa yang cukup unik tersebut bernama Goa Air yang memiliki kedalaman hingga 150 meter. Kalau favoritnya remaja Gili Iyang adalah Goa Syariah yang suka mereka gunakan sebagia tempat ngabuburit kala ramadhan. Ada jufa goa yang kerap digunakan para leluhur untuk bertapa yang dikenal dengan nama Goa Petapa Kelompang. Penasaran dengan goa yang lain, langsung aja deh jelajahi Gili Iyang.

gili-iyang1Puas menikmati keindahan daratan kini waktunya travelers untuk menikmati keindahan alam bawah lautnya yang bagaikan surga. Karena masih alami, para penghuni laut pun bisa hidup dengan tenang dan tak kalah sehat dengan yang hidup di darat. Memberikan travelers pemandangan yang cukup menakjubkan dengan beragam ikan dan terumbu karang warna-warni. Liburan kamu di Gili Iyang semakin lengkap dengan keramahan yang diberikan oleh masyarakat sekitar. Kehidupan mereka cukup sederhana, sesederhana alam mereka yang masih alami. Begitu alaminya tempat ini sampa-sampai listrik tak bisa menjangkaunya. Untuk memenuhi kehiudupan mereka, masyarakat Gili Iyang menggunakan lampu berbahan minyak dan aki sebagai penerangan. Hanya sebagian dari masyarakat ini yang menggunakan panel surya. Jadi buat kamu travelers, yang ingin merasakn kehidupan yang benar-benar bergantung dengan alam dan memiliki oksigen yang tinggi, segera deh akhir pekan ini bertandang ke Gili Iyang. Pulang dari sini, kalian bisa merasakan kesegaran untuk menjalani Senin lebih semangat.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.