Snorkeling Di Pulau Madura

madura1Selama ini sebagian orang mungkin antipati dengan Madura. Entah karena masyarakatnya yang terkenal keras atau juga karena daerahnya yang panas dan kering sehingga dianggap Madura tidak memiliki potensi wisata alam untuk pariwisata. Namun sebenarnya Madura memiliki sejumlah pesona alam yang tak kalah menakjubkan. Hal inilah yang kemudian membuat beberapa orang mulai mengeksploitasi keindahan Madura. Apalagi semenjak dibukanya akses jalur darat ke Madura melalui Jembatan Suramadu, semakin banyak orang yang mendatangi pulau berjulukan pulau garam tersebut. Madura memiliki sejumlah budaya dan kesenian yang cukup menarik. Ia juga memiliki kuliner yang rela membuat orang mengantri lama untuk mendapatkannya. Meski kering, ada beberapa daerah di Madura yang memiliki pemandangan yang menakjubkan. Dan … Madura pun memiliki pulau kecil yang tak kalah menakjubkan dengan gili yang ada di Lombok. Tak percaya? Simak liputannya berikut ini 🙂

gili-labakPulau Madura dikelilingi sejumlah pulau kecil atau yang disebut juga dengan nama gili. Salah satu gili yang ada di Madura yang kini begitu menarik minat banyak orang adalah Gili Labak. Gili yang masuk dalam kawasan Kecamatan Talang, Kabupaten Sumenep ini memiliki pemandangan yang masih alami dengan pemandangan alam bawah laut yang tak kalah dengan gili di Lombok. Karena lokasinya yang berada di ujung timur Pulau Madura menjadikan perjalanan ke pulau kecil ini memakan waktu yang cukup lama. Anda yang berangkat dari Surabaya bisa memilih akses yang anda gunakan, dengan jalur laut ataupun melalui Jembatan Suramadu. Jika anda memilih untuk lewat melalui Jembatan Suramadu, perjalanan anda hanya akan memakan waktu 4-5 jam dengan menggunakan bis patas ber-AC dari Terminal Purabaya. Bis ini akan berlnajut hingga menuju Terminal Sumenep ataupun langsung menuju Pelabuhan Kalianget. Kurang lebih uang yang akan anda keluarkan hanya Rp 55.000/orang.

kapal-penyeberangSedangkan jika anda menggunakan bis ekonomi, anda akan menuju Madura dengan menyebrang menggunakan kapal ferry dari Pelabuhan Tanjung Perak. Kurang lebih perjalanan yang akan ditempuh memakan waktu hingga 6 jam dengan biaya Rp 35.000/orang. Dari Tanjung Perak perjalanan berlanjut ke Terminal Sumenep. Anda masih harus menggunakan ojek ataupun angkutan umum menuju Pelabuhan kalianget. Dari Pelabuhan Kalianget anda bisa menggunakan perahu motor atau kapal penumpang untuk membawa anda ke Pulau Tanggo dan menyebrang ke Gili Labak. Tapi jika anda menggunakan paket wisata ke Gili Labak, pihak tour sudah menjamin transportasi dari dan ke Pelabuhan Kalianget. Kurang lebih perjalanan ke gili yang oleh masyarakat setempat disebut dengan “Gili Lab-bek” ini membutuhkan waktu sekitar 1-2 jam. Lama tidaknya perjalanan bergantung pada kondisi ombak.

gili-labak-maduraGili Labak dihuni oleh 35 keluarga yang tergabung dalam Desa Kombang. Melihat keramahan warga lokal ini pikiran anda tentang orang Madura yang keras akan terpatahkan. Dengan menggunakan paket wisata ke Gili Labak anda memiliki keuntungan dengan adanya guide lokal. Pasalnya masyarakat Desa Kombang tidak bisa berbahasa Indonesia dan hanya mengerti bahasa Madura. Biasanya pihak tour juga telah bekerja sama dengan masyarakat lokal untuk penyediaan penginapannya. Fasilitas yang ada di desa dan gili ini terbilang sangat minim. Selain masyarakatnya hanya mampu berbahasa Madura, tidak ada supermarket di sini kecuali warung yang dibuka warga. Selain itu listrik juga hanya bisa dinikmati pada malam hari dan itupun bertenaga surya. Di sini juga tidak ada akses air bersih sehingga warga mengambil air bersih dari daerah lain. Kealamian Gili Labak juga sedikit terganggu dengan keberadaan sampah lantaran kesadaran membuang sampah di tempatnya oleh masyarakat sekitar dan sejumlah wisatawan juga masih kurang. Karenanya jangan lupa untuk turut menjaga kebersihan pulau kecil tersebut ya kala di sana 😉

snorkeling-gili-labakNamun terlepas dari itu semua, pemandangan alam bawah laut Gili Labak akan membuat anda berdecak kagum. Pihak tour akan memimpin anda untuk mendapatkan spot menyelam yang bagus. Selain itu anda yang tidak membawa peralatan snorkling bisa mendapatkan dari pihak tour sekaligus mendapat faasilitas kamera underwater. Jadi anda bisa bergaya kala bersnorkeling dan mengabadikan keindahan alam bawah laut Gili Labak. Puas menikmati alam bawah lautnya anda bisa bersantai menikmati pasir pantai yang putih dan lembut di pulau yang hanya seluas 5 hektar ini. Suasana yang tenang akan membuat anda seolah berlibur di pulau pribadi. Jika anda ingin berkeliling pulau ini, anda hanya membutuhkan waktu sekitar 15-30 menit.  Kala sore hari jangan buru-buru beranjak karena pemandangan matahari terbenam di pulau ini sayang untuk dilewatkan. Untuk keperluan bilas usai bermain di pantai, hanya bisa anda lakukan di penginapan.

sunset_gili_labakWaktu yang terbaik untuk berkunjung ke Gili Labak adalah pada bulan April-November ketika gelombang laut sedang tak terlalu tinggi. Apalagi jika anda mengunakan paket wisata ke Gili Labak, anda tidak perlu pusing lagi untuk memikirkan biaya tambahan, seperti tiket masuk ke Gili Labak. Jadi nikmati weekend anda dengan bersnorkeling di Gili Labak Madura. Happy weekend 🙂

Refrensi:

http://www.1001wisata.com/gili-labak-surga-kecil-di-madura/

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.