Ranu Kumbolo, Oase Di Gunung Mahameru

kata-motivasi-film-5-cmTravelers termasuk pecinta film 5cm gak? Film yang rilis pada 12 Desember 2012 dan dibintangi sejumlah artis keren macam Herjunot Ali, Fedi Nuril, dan Raline Shah ini memang cukup banyak peminatnya. Banyak orang yang akhirnya mendadak jadi pendaki “5cm” sepulangnya dari nonton film ini. Meski demikian tak sedikit juga yang memiliki komentar pedas mengenai film ini terutama buat mereka yang sudah bolak-balik mendaki Semeru dan pecinta alam lainnya. Tapi bukan film itu kok yang mau kita bahas di sini, karena sebelum ada film itu pun sudah banyak yang terpesonda dan jatuh cinta dengan Gunung Semeru alias Mahamaru sebagai gunung tertinggi di Jawa. Yang mau kita ulas di sini adalah si Ranu Kumbolo yang merupakan salah satu pesona yang ada di Gunung Semeru. Tempat ini jadi favoritnya para pendaki karena di danau inilah mereka bisa mendapatkan sumber mata air bersih yang siap minum. Jadi jangan heran kalau di sekitar Ranu Kumbolo banyak tenda warna-warni yang berjajar di sini.

tenda di ranu kumboloUntuk menuju ke danau Ranu Kumbolo yang secara administrasi berada di Kabupaten Lumajang, dan berbatasan dengan Kabupaten Malang. Jadi buat travelers yang usai tour Malang gak ada salahnya buat lanjut ke sini dengan menggunakan angkutan umum yang menuju ke Terminal Tumpang. Selanjutnya dengan menggunakan jeep, travelers menuju ke pos pertama yang ada di Ranu Pani dan melakukan resgistrasi di sana. Petulangan yang selanjutnya akan menyapa travelers. Karena untuk menggapai puncak mahameru memang bukan pekerjaan yang mudah. Layaknya lirik dari lagu Mahameru yang dipopulerkan Dewa 19, “Mendaki… melintas bukit…. Berjalan letih menahan berat beban…. Bertahan di dalam dingin…. Berselimut kabut Ranu Kumbolo…….”. Tapi buat pendaki pemula, sampai di Ranu Kumbolo saja itu sudah menakjubkan loh travelers. Karena untuk bisa ke sini dibutuhkan usaha yang tak kalah keras, kekuatan fisik yang prima, dan tak ketinggalan perbakalan yang cukup. Jadi jangan bayangin pendakian kalian segampang para pemain 5 cm ya travelers. Sebelum berangkat ke sini, paling tidak travelers harus melakukan serangkaian latihan fisik minimal selama seminggu, terutama buat kalian yang uda lama gak olahraga. Travelers bisa melatih fisik dengan jogging dan sejumlah olahraga yang bisa bantu tingkatin kekuatan tubuh dan daya tahan.

sunrise ranu kumboloUsai fisik siap, siapkan juga perbekalan administrasi karena beratnya medan untuk mencapai Ranu Kumbolo ataupun Puncak Mahameru membuat pengelola, yakni Dinas Perhutani Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menerapkan peraturan yang cukup ketat. Yang perlu travelers siapkan mulai dari foto copy KTP 3 lembar, surat sehat dari dokter, dan juga materai yang digunakan untuk menandatangani surat pernyataan untuk mematuhi semua peraturan yang ditetapkan pihak Perhutani. Jangan lupa juga untuk mengenakan pakaian yang mudah kering namun tetap nyaman, seperti pakaian yang berbahan polyster. Jangan kenakan jeans ya, karena tak hanya berat namun juga cukup lama keringnya. Air menjadi perbekalan yang jangan sampai terlewat. Karena meski nanti akan menemukan sumber mata air yang tak pernah kering di Ranu Kumbolo, namun sebelum ke sana, travelers harus menaklukan sejumlah tantangan yang membuat kalian cepat lelah dan haus. Untuk rute pendakian mencapai Ranu Kumbolo ada dua trayek yang bisa travelers gunakan, yakni melalui Bukit Ayek-ayek dan Watu Rejeng. Kita saranin sih menggunakan Watu Rejeng, meski membutuhkan waktu yang lebih lama namun jalur ini lebih aman untuk pendaki pemula. 

ranu kumboloNamun dengan pesona yang ditawarkan Ranu Kumbolo, rasanya memang semua rintanga dan tantangan tersebut layak untuk dihadapi. Danau yang berada di ketinggian 2.400 mdpl ini menawarkan pesona matahari terbit yang begitu menakjubkan. Ya … cukuplah sebagai pengobat buat mereka yang tak sanggup mencapai puncak mahameru. Ingat gak pada masa kecil kita suka banget gambar matahari terbit dari diantara dua gunung. Kurang lebih gambaran matahari terbit di danau Ranu Kumbolo seperti itu, yang membedakan view-nya tentu lebih real dan cantik banget. Dan bukan terbit di tengah-tengah dua gunung melainkan di dua bukit. Sinar jingga matahari yang mengintip malu diantara perbukitan hijau memantul di air danau yang jernih. Kemudian ada bukit cinta yang katanya jika kita mendaki bukit tersebut dengan membayangkan sang pujaan hati tanpa menengok ke belakang maka kisah cinta kita akan happy ending.

bintang di ranu kumboloMasih banyak lagi pesona yang ditawarkan dari danau seluas 15 hektar tersebut, yang akan godain travelers untuk bisa sampai ke puncak lagi. Namun Ranu Kumbolo emang bener-bener oase di Gunung Semeru. Pasalnya dari danau inilah biasanya para pendaki yang hendak melanjutkan perjalanan ke puncak mengambil air bersih. Dan untuk menjaga kebersihan air di danau telah dipasang papan peringatan untuk tidak buang air kecil, buang air besar, mandi dengan mengguakan sabun dan sejumlah bahan kimia di sana. Semua itu dimksudkan untuk menjaga kelesatarian dan kejernihan Ranu Kumbolo. Di malam hari pemandangan yang ditawarkan Ranu Kumbolo juga tak kalah menakjubkan. Di sini travelers bisa menikmati gugusan bintang dengan begitu jelas yang gak mungkin bisa didapatkan di kota besar.

kebakaran gunung semeruNamun sayangnya kini kawasan Ranu Kumbolo dan Gunung Semeru sedang berduka. Pasalnya saat ini hutan di kawasan gunung terbakar pada 21 Oktober 2015. Bahkan kini kebakarannya telah mencapai pemukiman warga. Setelah Gunung Lawu, kini kawasan Gunung Semeru juga ikutan terbakar. Bahkan sejumlah gunung lain di Indonesia, terutama di Jawa Timur banyak yang terbakar. Penyebabnya sederhana, hanya karena bekas perapian tidak benar-benar padam hingga akhirnya membakar seluruh gunung dan memakan korban. Lebih bijak lagi ya travelers biar gak perlu ada kejadian kayak gini lagi. Traveling ya traveling tapi tetap harus jaga kelesatarian alam. Yuk kita lakuin spirit pecinta alam ini, “jangan ambil apa pun kecuali gambar, jangan tinggalkan apapun kecuali jejak, dan jangan bunuh apa pun kecuali waktu”. 🙂

jenihnya ranu kumboloRefrensi:

  • http://www.jejaksibolang.com/2013/10/dinginnya-ranu-kumbolo-surga-gunung.html
  • http://www.rappler.com/indonesia/110826-kebakaran-hutan-gunung-semeru-dekati-pemukiman
  • http://www.rappler.com/indonesia/110826-kebakaran-hutan-gunung-semeru-dekati-pemukiman
No Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.