Makam Sunan Drajat

Banyak sekali destinasi-destinasi wisata menarik yang dapat anda pilih sebagai tempat menghabiskan liburan anda, mulai dari pantai, gunung, wahana permainan, kuliner, wisata belanja dan masih banyak lainnya. Namun jika anda ingin mencari sesuatu yang berbeda, mengapa tidak mencoba untuk berwisata religi.

Ada banyak manfaat yang bisa anda dapatkan dari wisata religi. Tidak hanya dijadikan sarana berlibur, wisata ini juga bisa dijadikan sarana untuk semakin mendekatkan diri kepada sang Pencipta.

Bagi anda yang ingin mencoba wisata religi, anda bisa mencoba mengunjungi makan Sunan Drajat yang berlokasi di Drajat, Paciran, Lamongan, Jawa Timur.

Wisata ini sangat cocok bagi anda yang memang pecinta wosata religi. Anda bisa mengajak keluarga berlibur sekaligus berziarah ke makan Sunan Drajat, salah satu wali yang menyebarkan agama Islam di tanah Jawa. Sehingga tak heran banyak pengunjung yang datang, bahkan dari berbagai kota-kota yang ada di Indonesia.

Melihat Lebih Dalam Makan Sunan Drajat

Ketika anda memasuki kawasan Makan Sunan Drajat, maka anda akan langsung disambut dengan bangunan yang sebagian besar terbuat dari bahan dasar batuan dan kayu yang dibangun tanpa menggunakan semen.

Bangunan ini menjadi ciri khas dari makam Sunan Drajat yang telah mengalami pemugaran pada tahun 1992. Berbeda dari makan Sunan Ampel (Surabaya) dan Sunan Bonang (Tuban), makam Sunan Drajat ini memang terkesan lebih modern.

area makam sunan drajat

Ada banyak pohon-pohon rindang di kawasan ini yang seringkali menjadi tempat berteduh bagi pengunjung yang datang . Cukup membuat area makam Sunan Drajat ini menjadi sejuk karena kawasan di sekitarnya yang memang memiliki kondisi cuaca yang cukup panas.

Mulai memasuki gerbang, anda akan melewati jalanan setapak yang mengarah ke makam Sunan Drakat. Tak hanya ditemani dengan pemandangan pepohonan di kanan dan kiri jalan, anda juga akan melihat beberapa anak tangga yang mengarah menuju makam.

Setiap tingkatan anak tangga, anda bisa menemukan tulisan-tulisan mengenai 7 filosofi dari ajaran Sunan Drajat ketika menyebarkan agama Islam. Adapun 7 filosofi tersebut antara lain adalah:

  • “Memangun resep tyasing sasomo”, setiap manusia harus selalu membuat orang lain merasa senang hati
  • “Jroning suka kudu elong lan waspada”, meskipun berada dalam kondisi yang riang, namun tetap selalu ingat dan waspada.
  • “Laksminating subrata tan nyipta marang pringgabayaning lampah”,  dalam perjalanan untuk mencapai cita-cita yang luhur, maka harus siap untuk menghadapi segala bentuk rintangan
  • “Meper hardening pancadriya”, harus selalu menekan adanya gelora hawa nafsu di dalam diri
  • “Hener-hening-henung”, dalam kondisi diam, anda bisa mendapatkan kegeningan dan di dalam hening tersebutlah anda bisa mencapai cita-cita yang luhur
  • “Mulya gung panca waktu” , sesuatu kebahagian lahir batin dapat dicapai dengan sholat 5 waktu
  • “Menehang tekeng marang kang wuta, Menehana mangan marang wong kang luwer, Menehana busana marang wang kang weda, Menehana ngiyop marang wong kang kodanan”

Fasilitas Di Dalam Kawasan Makam Sunan Drajat

Jika anda ingin mengunjungi makam Sunan Drajat, tak perlu khawatir disini sudah banyak fasilitas-fasilitas yang disediakan pengelola untuk pengunjung. Fasilitasnya terbilang cukup banyak dan lengkap.

Mulai dari area parkir yang cikup luas. Sehingga anda tak perlu khawatir jika ingin berkunjung di waktu liburan sekalipun. Ada pula WC umum yang dapat anda gunakan untuk buang air ketika sedang mengunjungi wisata religi ini.

ziarah sunan drajat

Jika anda merasa lapar, tak perlu bingung. Di kawasan tersebut sudah tersedia rumah makan yang menawarkan berbagai makanan untuk mengurangi rasa lapar anda.

Meskipun termasuk wisata religi, namun ada banyak spot-spot foto menarik yang tidak boleh anda lewatkan. Tak heran jika wisata yang satu ini ramai dikunjungi wisawatan saat musim liburan. Ada banyak spot-spot foto kekinian yang bisa anda coba, namun ingat jangan terlalu berlebihan.

Akses Menuju Makam Sunan Drajat

Berencana mengunjungi wisata religi makam Sunan Drajat? Tentu saja hal yang harus anda ketahui adalah akses untuk menuju lokasi wisata tersebut. Jangan sampai anda berencana datang namun belum mengetahui rute-rutenya, yang ada malah membuat anda kehilangan arah dan liburan menjadi tidak menyenangkan.

Untuk mengakses lokasi wisata ini, anda bisa menggunakan kendaraan umum maupun kendaraan pribadi. Untuk mencapai wisata ini, sebenarnya anda bisa menggunakan akses jalan utama saja dari kota Lamongan, yaitu Jalan. Sumberwudi.

Namun karena musim liburan, tentunya jalanan utama ini rawan sekali kemacetan. Anda bisa menggunakan jalur alternative lainnya. Untuk mencapai lokasi wisata tersbeut dari pusat kota, anda dapat menempuhnya dalam waktu 55 menit. Namun jika kondisi jalan sedang macet, mungkin bisa melebihi dari waktu tersebut. Untuk itu anda harus pintar-pintar dalam memilih rute alternative mencapai lokasi wisata.

Tiket Masuk dan Jam Buka

Untuk masuk ke kawasan makam Sunan Drakat, sebenarnya anda tidak perlu membeli tiket alias tidak di bebankan biaya sama sekali. Namun jika anda menggunakan kendaraan pribadi, seperti bus atau mobil, maka anda perlu membayar biaya parkir sekitar Rp 50.000 dan Rp 1.000 untuk per orangnya.

Untuk jam buka nya sendiri, wisata religi Makam Sunan Drajat ini dibuka 24 jam dan tidak pernah tutup. Sehingga jika anda ingin berasal dari luar kota dan ingin mengunjungi wisata ini, maka anda bisa bebas berangkat jam berapapun yang anda inginkan.

Namun sebaiknya jangan terlalu siang karena wisata ini cukup ramai dikunjungi pada jam-jam tersebut. Hal ini wajar-wajar saja terjadi karena wisata ini tidak membebankan biaya masuk sama sekali pada pengunjungnya.

 

Meskipun buka 24 jam, namun museum yang ada di dalamnya hanya buka pada pagi hari sampai sore hari saja. Meskipun wisata religi ini terlihat sepi pengunjung, namun di hari-hari besar agam Islam seperti bulan Ramadhan atau Rajab, ada banyak wisatawan yang ramai berkunjung.

Tak hanya dari kota Lamongan saja, ada banyak pengunjung dari kota-kota lainnya yang berziarah makam sunan drajatke makam Sunan Drajat ini. Biasanya mereka datang dalam rangkaian ziarah Walisongo. Setelah selesai berkunjung, keluar dari area makam ini anda bisa melewati banyak sekali pedagang-pedagang yang menjual beraneka ragam oleh-oleh, baik itu makanan maupun pakaian seperti hal nya makam-makam Sunan lainnya yang termasuk di dalam Walisongo.

Sehingga tak heran jika makam Sunan Drajat ini termasuk salah satu yang direkomendasikan jika anda ingin mencoba berwisata religi. Tak hanya bisa menikmati pemandangan alamnya, anda bisa merenung semabri mengirimkan doa-doa yang semakin mendekatkan diri dengan Tuhan.

Nah itu tadi beberapa informasi makam Sunan Drajat di Lamongan sebagai salah satu rekomendasi wisata religi di Jawa Timur. Berwisata religi membuat banyak manfaat yang tak terkira, sehingga anda bisa mencobanya untuk mengisi waktu liburan anda. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat untuk anda.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.