Bromo Kembali Meletus

gunung bromo meletusSejak bulan Oktober lalu, aktivitas vulkanik Gunung Bromo terus meningkat. Namun selama itu pihak Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru belum mengeluarkan larangan untuk mengunjungi gunung favorit di Jawa Timur tersebut. Bahkan meski status Gunung Bromo telah sampai pada level II di bulan November lalu, pihak Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru masih mengijinkan wisatawan untuk bertandang ke Bromo dengan larangan mendekati Gunung Bromo dalam radius 3 km. Meski tidak ada larangan kunjungan ke Bromo, namun banyak wisatawan yang akhirnya membatalkan rencana tour Bromo mereka untuk berlibur di sana. Bahkan penghuni hotel murah di Bromo juga hanya terisi 2% saja dibandingkan saat hari normal. Hal ini dikarenakan mereka hanya bisa menikmati landscape Gunung Bromo dari Penanjakan dengan melewati pintu masuk Wonokitri. Sejumlah tujuan wisata di Bromo ditutup total, termasuk pintu masuk dari Cemoro Lawang. Apalagi kini Gunung Bromo kembali memuntahkan isinya yang pada akhirnya juga berdampak pada gagalnya pencapaian target kunjungan wisatawan 2015. 

bromo siagaTerhitung sejak Jumat, 11/12/2015, kemarin bau belerang telah tercium dari kawah Gunung Bromo. Bahkan sejumlah aktivitas vulkanik lainnya , seperti gempa tremor terus meningkat. Jika sebelumnya gempa tremor tercatat pada posisi 3-23 milimeter (mm), dengan dominasi pada angka 5 mm, maka pada hari Jumat kemarin, dari pagi hingga siang hari, telah meningkat menjadi 3-24 mm, dengan dominasi di angka 6 mm. Abu vulkanik dari Gunung Bromo tidak hanya menjangkau pemukiman warga di Malang, namun juga mengganggu aktivitas yang ada di Bandar Udara Abdulrachman Saleh Malang. Akibatnya sejumlah penerbangan terpaksa dibatalkan lantaran abu vulkanik cukup membahayakan penerbangan. Dari 18 jadwal penerbangan dari dan ke Bandar Udara Abdulrachman Saleh Malang, hanya dua yang berhasil, yakni pendaratan oleh Maskapai Sriwijaya Air dan Citilink, jurusan Jakarta-Malang yang mendarat  pukul 08.00-09.00 WIB. Selebihnya penerbangan dibatalkan lantaran sejak pukul 11.30 WIB terjadi hujan abu.

bromo-meletus-penerbangan-ke-malang-dialihkan-ke-surabaya-sw8TJgru0o(1)Berdasarkan Notam yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan, pihak Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bandara Abdulrachman Saleh Malang akhirnya mengambil kebijakan untuk menutup Bandara Abdulrachman Saleh Malang hingga Sabtu ini, 12/12/2015, pukul 09.30. Sejumlah maskapai penerbangan komersial yang memanfaatkan Bandara Abdulrachman Saleh Malang, seperti Citilink, Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Batik Air dengan rute Malang-Jakarta PP, dan juga Wings Air rute Malang-Denpasar, terpaksa membatalkan penerbangan mereka. Namun sebagian ada yang dialihkan ke Bandara Juanda, Surabaya. Seperti misalnya sebanyak 320 penumpang pesawat Batik dan Sriwijaya dipindahkan dari Bandara Abdulrachman Saleh menuju Bandara Juanda Surabaya, Jumat petang, dengan menggunakan bus untuk diterbangkan ke tujuan masing-masing. Pihak Bandara Juanda Surabaya pun menyiapkan ruang khusus pemberangkatan dan kedatangan penumpang dari dan menuju Malang, menyediakan apron, dan juga lahan parkir bagi pesawat yang melayani penumpang dari dan menuju Malang.

Semoga aktivitas vulkanik Gunung Bromo segera mereda agar wisatawan bisa kembali menikmati keindahan Gunung Bromo 🙂

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.