Air Terjun Madakaripura, Keindahan Alam Berbalut Suasana Mistis

air-terjun-madakaripura (1)Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru memang cukup luas hingga mencapai kawasan Probolinggo. Jadi setelah anda puas menikmati keindahan dan keagungan Gunung Bromo, masih banyak wisata alam lainnya yang bisa anda nikmati. Anda bisa menggunakan tour bromo untuk membantu anda berkeliling di seputar kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Salah satunya adalah kawasan Air Terjun Madakaripura. Air terjun yang berada di Desa Sapeh, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo ini cukup indah meski lokasinya juga cukup terpencil. Air Terjun Madakaripura berbentuk seperti ceruk dengan ketinggian hingga 200 meter. Tebing-tebing tinggi yang nampak menyerupai ruang berbentuk tabung juga nampak mengelilingi air terjun dengan lima terjunan ini. Terjunan Air Terjun Madakaripura nampak unik dan semakin menambah keindahannya selain pemandangan alamnya yang dipenuhi dengan tumbuhan hijau yang menenangkan. Selain pemandangan alamnya yang indah, Air Terjun Madakaripura juga memiliki suasana mistis yang teramat kental dan memiliki nilai sejarah yang berhubungan dengan kerajaan Majapahit.

MADAKARIPURA1Air Terjun Madakaripura berbentuk ceruk denga ketinggian 200 meter. Dengan ketinggian yang dimiliki, air terjun ini menjadi air terjun tertinggi di Jawa dan tertingi kedua di Indonesia setelah Air Terjun Sigura-Gura, Sumatera Utara. Tebing-tebing yang tinggi nampak mengelilingi air terjun ini dengan bagian tebing yang terselimuti tumbuhan lumut. Tidak hanya memiliki lima buah terjunan, Air Terjun Madakaripura juga memiliki bentuk terjunan yang cukup unik. Dua diantaranya nampak seperti tetesan air hujan yang membuat terjunan Air Terjun Madakaripura nampak seperti tirai yang menyembunyikan tebing di baliknya. Sementara tiga terjunan yang lainnya nampak keluar dengan deras dan membentuk air terjun kembali. Selain lima terjunan, Air Terjun Madakaripura memiliki air terjun utama di ujung tebing yang berbentuk lingkaran dengan diameter mencapai 25 km.

Madakaripura-11Guna melihat keindahan air terjun yang berada di ujung lembah tersembunyi kaki buki Pegunungan Tengger ini diperlukan stamina yang kuat. Sebelum sampai ke Desa Sapeh, wisatawan harus menempuh perjalanan sejauh 5 km ata 45 menit dari Gunung Bromo ke Probolinggo dengan kendaraan bermotor. Dari pusat kota Probolinggo anda harus melanjutkan perjalanan sejauh 30 km dengan kondisi jalan yang berkelok dan sempit meski telah diaspal dengan mulus. Sesampainya di Desa Sukapura akan ditemui pertigaan dengan arah kanan menuju lokasi Air Terjun Madakaripura yang kurang lebih berjarak sekitar 4 km. Setelah itu akan ditemui kembali pertigaan dan anda hanya perlu belok kanan untuk sampai ke pintu masuk. Dari pintu masuk anda masih harus berjalan kaki sejauh 1 km melewati jalan setapak dan menyebrangi sungai. Dahulunya jalan setapak tersebut terbuat dari cor-coran yang sayangnya hilang terkena longsor.

tempat-wisata-air-terjun-madakaripura6Anda perlu berhati-hati selama anda berjalan pasalnya ada sejumlah pihak yang tak bertanggung jawab yang memanfaatkan keberadaan wisatawan untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Ada baiknya anda tidak menitipkan barang kepada orang-orang sekitar jika tidak ingin tas anda dibuka isinya. Selain itu jika tidak terlalu membutuhkan jasa mereka seperti jasa sewa payung ataupun pemandu, sebaiknya tolaklah dengan halus. Pasalnya mereka kerap meminta ongkos yang tak masuk akal meski jarak ke air terjun yang hanya tinggal 30 menit perjalanan. Ada pula yang dengan sengaja menyiram kendaraan parkir anda dan meminta ongkos mencuci mobil atau motor saat anda pulang.

patih gajahmadaNamun terlepas dari itu semua, pemandangan pegunungan yang ditawarkan Air Terjun Madakaripura cukup menakjubkan. Dari jauh suara gemuruh air terjun menjadi pemandu anda untuk bisa sampai ke lokasi air terjun. Selain pemandangan hijau, anda juga akan ditemani dengan sejumlah patung Patih Gajah Mada. Ya, tempat ini sangat lekat dengan sosok patih besar tersebut. Ada sebuah goa di balik air terjun yang diyakini sebagai tempat Patih Gajah Mada bersemedi untuk terakhir kalinya. Akses ke goa ini cukup sulit karena harus melalui kolam seluas 25 m² di bawah air terjun. Kolam ini juga cukup dalam mencapai 7 km dengan arus yang lumayan deras. Nama Madakaripura sendiri dipercaya masyarakat berarti tempat terakhir lantaran di akhir hayatnya Patih Gajah Mada menghabiskan hidupnya di sini. Sementara dalam kitab Negarakretagama yang ada di abd 14 menyebutkan bahwa tanah Madakaripura merupakan hadiah dari Raja  Hayam Wuruk kepada patihnya yang setia, Gajah Mada.

madakaripuraGajah Mada juga dipercaya mendapatkan kekuatannya dari goa tersebut, dimana ia sering bermeditasi. Patih Gajah Mada juga dipercaya tidak meninggal melainkan moksa atau menghilang dari muka bumi baik secara fisik maupun spiritual. Dengan kisah ini banyak orang, yang akhirnya melakukan ritual ataupun bermeditasi di goa ini, terutama pada tanggal 1 Suro kalender Jawa. Namun terlepas dari sisi mistis dan sakralnya, Air Terjun Madakaripura menjadi tempat yang pas untuk menenangkan diri dan menikmati keindahan alam. Anda bisa mengabadikan setiap keindahan Air Terjun Madakaripura dalam jepretan kamera, mulai dari pemandangan sekitarnya, air terjunnya yang segar dan berwarna hijau, hingga kala sinar matahari membuat lumut di tebing nampak berkilau.

Refrensi:

  • https://sites.google.com/site/wisataairterjun/jawa-timur/air-terjun-madakaripura
  • http://id.wikipedia.org/wiki/Air_terjun_Madakaripura

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.